SERAH TERIMA JABATAN KOMANDAN PERIODE 2015-2016


20150531_082554

(Bogor, 31 Mei 2015). Telah diadakan Serah Terima Jabatan Komandan Kompi A-/IPB Batalyon VII Suryakancana yang dilaksanakan di Gedung Rektorat lantai dua. Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Bapak Dr. Ir. Yonny Koesmaryono, Komandan Koramil Bapak Mayor Daru Cahyo, Pembina Resimen Mahasiswa Bapak Soebintoro, serta alumni menwa seperti Bapak Yudi Wahyudin Bapak Aji Jumiono,Bapak Endin Nurdin, Bapak Mohammad Ramli, Bapak Taufik tidak lupa juga perwakilan dari Lembaga Kemahasiswaan, Paskibra angkatan 49,50, dan 51. Selain itu juga, hadir komandan dari Kompi B, Kompi C, Kompi D dan Komandan Menwa Universitas Indonesia. Acara tersebut dimula pukul 08.00 WIB, dengan inspektur Bapak Yonny Koesmaryono dilanjut menyanyikan lagu Indonesia Raya setelahnya pembacaan Tekad Pendirian Resimen Mahasiswa Indonesia lanjut pembacaan Panca Dharma Satya Resimen Mahasiswa. Selanjutnya penyerahan tanda serah jabatan yang dilakukan oleh Komandan periode 2014-2015 Akrom Effendi kepada Komandan periode 2015-2016 Dzulfikar Malik. Upacara serah terima jabatan dilaksanakan secara khidmat.  Setelah upacara selesai dilanjut acara kedua yaitu sambutan – sambutan dari Komandan periode 2014-2015, Komandan periode 2015-2016, Bapak Mayor Daru Cahyo, Bapak Soebintoro, dan Bapak Aji Jumiono. Acara ketiga dilanjutkan dengan sarasehan yang bertempat di lantai enam, acara ketiga ini berbentuk talkshow dan para undangan menyampaikan pendapatnya tentang Peran Menwa dalam Lingkungan Kampus. Bapak Yudi berpendapat bahwa mahasiswa yang menjadi menwa harus diberi pengetahuan dan keprajuritan yang komplit dan bernilai plus. Selain itu kita harus jadi Perwira dalam konteks yang lebih menjadi katalisator dan dinamisator dengan artian menjadi pendorong kegiatan di dalam kampus, tidak lupa juga kita harus menjadi panutan diri sendiri dan orang lain lalu menjadi elegan yang khusus mampu membedakan yang lainnya, setiap tindakan harus rasional tidak fisik namun otak, menjadi menwa juga harus memiliki wibawa, intelektual dan andalan bagi diri sendiri dan orang lain. Setelah para undangan menyampaikan pendapat, mereka menikmati hidangan makan siang yang telah disediakan oleh panitia. Acara berakhir pada pukul 13.30 WIB dengan pelaksanaan yang baik.

di posting oleh:
Safira Qurhayati Kusuma (Personalia)

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *